SMAN 5 Jember Raih Juara 1 Role Model School Religious Culture Tingkat Kabupaten

SWARAJATIM.COM/JEMBER — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMA Negeri 5 Jember.

Sekolah tersebut berhasil meraih Juara 1 Role Model School Religious Culture (SRC) tingkat SMA Kabupaten Jember Tahun 2026.

Bacaan Lainnya

Penghargaan tersebut menjadi bukti konsistensi SMAN 5 Jember dalam membangun budaya religius di lingkungan sekolah melalui pembiasaan positif, keteladanan, serta penguatan karakter peserta didik.

Kepala SMAN 5 Jember, Muhammad Lutfi Helmi, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh warga sekolah.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan budaya religius di sekolah. Kami berupaya agar nilai-nilai religius tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi karakter dan budaya sehari-hari seluruh warga sekolah,” ujar Muhammad Lutfi Helmi Kamis (17/9/2026)

Menurutnya, program SRC dikembangkan melalui berbagai pembiasaan positif yang mendorong siswa memiliki karakter religius, disiplin, peduli, toleran, dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Iwan Triyono, mengapresiasi prestasi yang diraih SMAN 5 Jember. Menurutnya, budaya sekolah yang kuat merupakan bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada SMAN 5 Jember. Juara 1 SRC ini menunjukkan bahwa prestasi pendidikan tidak hanya diukur dari akademik, tetapi juga dari keberhasilan sekolah membangun karakter dan budaya positif. Ini sejalan dengan semangat pendidikan Jawa Timur untuk melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan mampu menghadapi tantangan masa depan,” kata Iwan.

Iwan menambahkan, capaian SMAN 5 Jember diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Jember dan Lumajang untuk terus mengembangkan inovasi serta budaya sekolah yang positif.

“Sekolah harus menjadi tempat tumbuhnya karakter. Keteladanan guru, pembiasaan yang baik, dan lingkungan sekolah yang religius akan menjadi fondasi penting bagi peserta didik untuk meraih prestasi lebih tinggi,” pungkasnya.

Pos terkait