SMKN 4 Jember Luncurkan Café Djoeragan Djember: Wujud Nyata Edukasi Wirausaha Sejak Dini

Oplus_131072

SWARAJATIM.COM –  SMK Negeri 4 Jember terus berinovasi dalam membangun karakter dan kompetensi kewirausahaan siswa.

Hal itu diwujudkan melalui peluncuran Café Djoeragan Djember, yang resmi dibuka pada Senin (10/11/2025) di kompleks SMKN 4 Jember.

Bacaan Lainnya

Kegiatan bertajuk “Edukasi Modern Berbasis Kuliner Tradisional” ini dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Kasi SMK, Pengawas Pembina SMK, perwakilan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Dudika), serta Komite Sekolah yang turut memberikan dukungan dan apresiasi atas langkah kreatif sekolah.

Program ini menjadi ajang pembelajaran nyata bagi siswa dalam mengelola usaha kuliner, pemasaran produk, serta memberikan pelayanan profesional kepada masyarakat.

Kepala SMKN 4 Jember, Suyadi, M.Pd., menyampaikan bahwa pembelajaran kewirausahaan tidak cukup hanya melalui teori, tetapi harus diwujudkan dalam praktik langsung.

“Penting bagi siswa SMK untuk belajar wirausaha sejak dini. Dengan pengalaman langsung, mereka akan tumbuh menjadi generasi tangguh yang pantang menyerah dan terus berinovasi. SMKN 4 Jember harus BISA: Berdaya, Inklusif, Sinergi, dan Adaptif,” ujarnya.

Suyadi menambahkan bahwa keberadaan Café Djoeragan Djember merupakan langkah strategis sekolah untuk mengoptimalkan potensi lingkungan sekitar.

“Sekolah kami berada sangat dekat dengan Alun-Alun Jember, lokasi yang sangat strategis dan mudah dijangkau masyarakat. Karena itu, kami optimalkan halaman depan sekolah sebagai tempat wirausaha, agar siswa bisa belajar langsung menghadapi konsumen dan memahami dinamika bisnis nyata,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suyadi menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata implementasi Deep Learning di SMK, di mana siswa tidak hanya menghafal teori, tetapi mengalami dan menciptakan pengetahuan melalui praktik kolaboratif.

“Ini adalah langkah konkret penguatan kewirausahaan melalui kolaborasi lintas jurusan, mulai dari Pemasaran, Desain Komunikasi Visual, hingga Manajemen Bisnis. Inilah wujud Deep Learning pembelajaran yang bermakna dan berdampak langsung bagi kehidupan,” tambah Suyadi, yang pernah meraih predikat Guru Berprestasi Tingkat Nasional.

Sebagai penutup, ia mengundang masyarakat Jember untuk turut menikmati hasil karya siswa.

“Café ini terbuka untuk umum, monggo mampir. Nikmati suasana santai sambil mencicipi menu khas buatan siswa SMK Negeri 4 Jember,” ujarnya dengan senyum ramah.

Sementara itu, Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Wilayah Jember, Muhammad Khotib, yang turut hadir dalam acara grand opening, memberikan apresiasi tinggi atas kiprah sekolah ini.

“Peluncuran Café Djoeragan Djember pada momentum Hari Pahlawan 10 November menjadi simbol lahirnya pahlawan ekonomi baru dari kalangan siswa SMK. SMK harus BISA dan berdaya menjadi Juragan Baru generasi muda yang membuka lapangan kerja dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Khotib, yang pernah menjadi Instruktur Nasional (IN), menegaskan bahwa SMKN 4 Jember merupakan sekolah unggulan yang konsisten mencetak wirausaha muda sejak dini.

“Sekolah ini sudah menjadi contoh nyata bahwa pembelajaran vokasi bisa melahirkan generasi kreatif, inklusif, dan produktif. Inilah semangat SMK BISA yang sesungguhnya,” tegasnya.

Usai prosesi potong pita, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Sugeng Trianto, turut memberikan sambutan yang menguatkan semangat siswa.

“Saya bangga dengan SMKN 4 Jember. Siswa dan alumni di sini memang harus jadi entrepreneur dan pengusaha sejati. Intinya, istiqomah dan pantang menyerah, karena keberhasilan selalu berpihak pada mereka yang konsisten dan berani melangkah,” pesan Sugeng Trianto dengan penuh motivasi.

Salah satu siswa jurusan Pemasaran, Amelia, juga menyampaikan rasa bangga dan semangatnya mengikuti kegiatan ini.

“Melalui jurusan Pemasaran, kami tidak hanya belajar teori jual beli, tapi juga praktik langsung bagaimana membangun kreativitas dan strategi bisnis. Dengan membuka café dan mengelola kuliner, kami belajar mengenali selera konsumen, menyusun promosi, dan menjaga pelayanan. Ini pengalaman berharga agar kelak kami bisa menjadi juragan di tanah kelahiran Jember. Terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah yang selalu memberi ruang bagi kami untuk berkreasi,” ungkap Amelia dengan semangat.

Pos terkait