SWARAJATIM.COM — SMK Darul Huda Ambulu terus menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah menengah kejuruan berbasis pesantren yang berkomitmen mencetak lulusan berkompetensi tinggi dan berkarakter religius.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan In House Training (IHT) Penguatan Aksi Nyata Implementasi Deep Learning, yang digelar di Aula Yayasan Pondok Pesantren Darul Huda Ambulu.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Sugeng Trianto, diikuti oleh seluruh guru dan tenaga pendidik SMK Darul Huda.
Dalam sambutannya, Sugeng menegaskan bahwa implementasi Deep Learning pada satuan pendidikan SMK harus berkolaborasi dengan kearifan lokal serta kegiatan nyata yang menumbuhkan nilai-nilai karakter, wirausaha, dan spiritualitas.
“Implementasi Deep Learning di SMK wajib diiringi kearifan lokal dan kegiatan nyata. SMK Darul Huda Ambulu menjadi contoh baik, karena di sini siswa tidak hanya belajar kompetensi kejuruan, tetapi juga pembinaan Tahfidz Al-Qur’an. Sekolah ini hebat karena berhasil mencetak siswa yang unggul dalam iptek dan imtaq,” ujar Sugeng.
Ia menambahkan bahwa di era Industri 5.0, kemampuan berpikir mendalam dan inovatif harus diseimbangkan dengan penguatan nilai-nilai spiritual agar lulusan SMK tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak dan berintegritas tinggi.
Sementara itu, Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Wilayah Jember, Muhammad Khotib, menyampaikan bahwa Deep Learning harus diselaraskan dengan kompetensi keahlian sekaligus bakat keagamaan siswa.
“Keseimbangan antara iptek dan imtaq menjadi kunci utama pendidikan vokasi. Di SMK Darul Huda ini, siswa tidak hanya menguasai keterampilan di bidangnya, tetapi juga memiliki bekal spiritual yang kuat. Ada yang hafal hingga 30 juz, ini pencapaian luar biasa yang layak menjadi inspirasi bagi SMK lain,” tutur Khotib.
Khotib juga menilai bahwa penguatan karakter religius melalui kegiatan tahfidz mampu membentuk siswa yang berdisiplin, sabar, dan bertanggung jawab—nilai-nilai yang dibutuhkan dalam dunia kerja maupun dunia usaha.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala SMK Darul Huda Ambulu, Iwan Nurdianto, menjelaskan bahwa kegiatan tahfidz merupakan program unggulan sekolah yang berjalan berdampingan dengan penguatan kompetensi kejuruan.
“Selain dibekali kompetensi sesuai jurusannya, para siswa kami juga mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an. Ada siswa kami yang telah hafal 30 juz. Kami mohon doa restu agar lulusan kami menjadi generasi yang kompeten, berakhlak, dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” ujar Iwan.
Kebanggaan terhadap program ini juga dirasakan langsung oleh para siswa.
Meydiah, siswi jurusan Bisnis Digital, mengungkapkan rasa syukurnya bisa menimba ilmu di sekolah yang mengedepankan keseimbangan antara kompetensi dan keimanan.
“Alhamdulillah, kami bangga bersekolah di sini karena selain diajari kompetensi Bisnis Digital dan Manajemen, kami juga mendapatkan pembinaan akhlak dan hafalan Al-Qur’an. Saya bersyukur telah menyelesaikan hafalan 30 juz,” ungkap Meydiah dengan penuh haru.
Hal senada disampaikan oleh nur Saniatur, siswi jurusan yang sama, yang kini telah hafal 20 juz Al-Qur’an.
“Saya senang sekali bisa sekolah di SMK Darul Huda. Para guru sangat mendukung kami agar tetap semangat menghafal Al-Qur’an sambil belajar kompetensi kejuruan. Alhamdulillah, sampai hari ini saya sudah hafal 20 juz,” ujarnya dengan tersenyum bangga.





