SMKN 8 Jember Tembus Final Lomba STEAM Preneur Direktorat SMK 2026

SWARAJATIM.COM / JEMBER – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan SMKN 8 Jember.

Sekolah tersebut berhasil melaju ke Finalis Lomba STEAM Preneur Direktorat SMK 2026 melalui karya inovatif “TERRA-WOL Plus”, media tanam alternatif organik yang dikembangkan untuk membantu tanaman tumbuh sehat dan bebas penyakit.

Bacaan Lainnya

Tim SMKN 8 Jember terdiri dari Salwa Khoirun Nisa sebagai ketua tim, bersama Aprilia Dwi Handayani dan Maulana Faizal Hafiz sebagai anggota.

Karya tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas dan inovasi siswa SMK dapat dikembangkan menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kepala SMKN 8 Jember, Hj. Rahmah Hidana, S.Pd., M.Si., mengatakan sekolah tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga terus mendorong peserta didik memiliki jiwa kewirausahaan.

“Selain akademik, kami juga mendorong siswa untuk memahami entrepreneurship. Mereka kami beri ruang untuk berkreasi, berinovasi, sekaligus belajar bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi,” ujar Rahmah.

Menurutnya, kegiatan seperti STEAM Preneur menjadi sarana penting untuk melatih siswa berpikir kreatif, memecahkan masalah, bekerja dalam tim, serta berani mempresentasikan gagasannya.

Sementara itu, Kacabdin Wilayah Jember Iwan Triyono mengapresiasi capaian SMKN 8 Jember tersebut.

Menurutnya, prestasi ini sejalan dengan harapan Kadindik Jatim Aries Agung Paiwae agar peserta didik Jawa Timur terus berkembang dan mampu berkompetisi di tingkat yang lebih luas.

“Ini sejalan dengan harapan Bapak Kadindik Jatim, Aries Agung Paiwae, bahwa siswa harus go nasional. Prestasi di tingkat daerah harus menjadi pijakan untuk berani tampil dan berkompetisi di tingkat nasional,” tegas Iwan.

Iwan menambahkan, SMK harus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kreatif, inovatif, adaptif, memiliki jiwa entrepreneurship, dan mampu menghasilkan karya yang berdampak.

“Saya berharap capaian SMKN 8 Jember ini menjadi inspirasi bagi SMK lainnya di Jember dan Lumajang. Jangan takut berinovasi. Satu sekolah harus terus melahirkan karya, dan siswa harus diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” pungkasnya.

Pos terkait