SWARAJATIM.COM/JEMBER — Talenta pelajar dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember kembali menunjukkan prestasi membanggakan.
Empat siswa SMA dan SMK berhasil melaju ke babak final ajang bergengsi FLS3N dan FIKSI 2026 yang akan digelar pada awal Oktober mendatang.
Dua siswa berhasil menembus final Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Mereka adalah Fatiha Priska Paramitha dari SMA Nuris Jember dan Natasya Cherryn Anastasia Siswoyo dari SMAN 4 Jember.
Sementara itu, dua siswa dari SMKN 1 Jember, yakni Mochamad Alvin Ramadhan dan Rajastya Mahaputra Dewa, juga memastikan tiket menuju final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI).
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa potensi dan talenta siswa di wilayah Jember tidak hanya mampu bersaing di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus panggung nasional.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember Iwan Triyono mengapresiasi capaian keempat siswa tersebut.
Menurutnya, keberhasilan melaju ke final harus menjadi momentum untuk meningkatkan kesiapan, kemampuan, dan mental bertanding.
“Anak-anak yang masuk final akan kami berikan pembinaan dan pendampingan secara serius, termasuk persiapan dan karantina untuk mendalami bidang masing-masing. Ini adalah ajang bergengsi, sehingga kita harus mempersiapkan mereka secara optimal,” ujar Iwan.
Ia menegaskan, Cabdin Wilayah Jember bersama sekolah akan memberikan dukungan penuh agar para finalis dapat tampil maksimal.
“Target kita tentu bukan sekadar masuk final. Kita ingin mereka tampil percaya diri, menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa pulang prestasi sebagai juara,” tegasnya.
Iwan juga menyampaikan bahwa prestasi tersebut tidak lepas dari dukungan dan arahan berbagai pihak, khususnya Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paiwae.
“Prestasi ini tentu tidak lepas dari dukungan dan arahan semua pihak, termasuk Bapak Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Bapak Aries Agung Paiwae. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong dan mengembangkan talenta siswa di Jember,” kata Iwan.
Menurutnya, prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi sekolah lain untuk terus menemukan, mengembangkan dan memberikan ruang bagi siswa untuk berprestasi sesuai minat dan bakatnya.
“Setiap anak memiliki talenta. Tugas kita adalah menemukan, mengasah dan memberikan panggung agar talenta itu berkembang menjadi prestasi,” katanya.
Keempat siswa tersebut dijadwalkan bertanding pada awal Oktober 2026. Mereka akan membawa nama sekolah, Cabdin Wilayah Jember, serta Jawa Timur dalam ajang nasional tersebut.





