Skill Berkelas Internasional, 9 Siswa SMKN Klakah Direkrut Perusahaan Jepang

SWARAJATIM.COM – LUMAJANG — SMKN Klakah terus membuktikan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja, termasuk pasar kerja internasional.

Sebanyak 9 siswa SMKN Klakah berhasil direkrut untuk bekerja di perusahaan Jepang, sementara 3 siswa lainnya mengikuti program magang di Jepang. Mereka dipersiapkan untuk berkiprah di berbagai bidang, antara lain konstruksi, interior, manufaktur, dan otomotif.

Bacaan Lainnya

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama SMKN Klakah dengan sejumlah mitra Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA) di Jepang, di antaranya Sinseidoken, Sakuma Kenketsu, Meilobussan Higashi Ono, dan Kansei Kenkou.

Kepala SMKN Klakah, Erfan Syahuri, mengatakan bahwa sekolah terus menitikberatkan proses pendidikan pada penguatan skill dan keterampilan.

“Sekolah kami menitikberatkan pada skill dan keterampilan. Karena itu, kami terus membangun kerja sama dengan DUDIKA, baik nasional maupun internasional. Harapannya, kompetensi yang dimiliki siswa benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkap Erfan Kamis (13/8/2026)

Menurutnya, kesempatan bekerja dan magang di Jepang bukan hanya membuka peluang karier bagi siswa, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam memahami budaya kerja, kedisiplinan, profesionalisme, dan standar industri internasional.

Apresiasi Kacabdin Wilayah Jember

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Iwan Triyono, saat melakukan kunjungan ke program Teaching Factory (TEFA) SMKN Klakah, memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi dan capaian sekolah, khususnya dalam membangun kemitraan dengan industri.

Iwan menegaskan bahwa SMK harus mampu menghasilkan lulusan yang memiliki skill kuat, karakter kerja, dan daya saing global.

“SMK tidak cukup hanya mengantarkan siswa memperoleh ijazah. Yang lebih penting adalah memastikan mereka memiliki kompetensi dan keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Ketika siswa SMKN Klakah mampu bekerja dan magang di Jepang, ini menunjukkan bahwa lulusan SMK kita memiliki peluang untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar Iwan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi contoh nyata pentingnya penguatan TEFA, link and match dengan DUDIKA, serta pembelajaran berbasis keterampilan.

Dengan semakin luasnya jejaring kerja sama industri, SMKN Klakah diharapkan terus melahirkan lulusan yang kompeten, siap kerja, dan mampu menembus pasar kerja internasional.

Pos terkait