Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember Luncurkan 2 Program Baru, Percepat Peningkatan Mutu Pendidikan

Jember, Swarajatim.com– Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember resmi meluncurkan dua program prioritas tahun 2026, yaitu Strategi TKA 2026 (Roadmap Menuju Sukses TKA) dan SIGAP (Sistem Integrasi Gerakan Akselerasi Penguatan) sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan mutu pendidikan di SMA, SMK, dan SLB di wilayah Jember dan Lumajang.

Peluncuran program tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/08/2026) dalam rapat koordinasi bersama seluruh Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Cabang Dinas Wilayah Jember sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, prestasi peserta didik, serta daya saing lulusan.

Bacaan Lainnya

Program Strategi TKA 2026 menitikberatkan pada pemetaan kemampuan akademik peserta didik, penguatan pembelajaran berbasis data, pendampingan yang tepat sasaran, pelaksanaan try out berjenjang, hingga evaluasi berkelanjutan. Melalui strategi tersebut, setiap sekolah diharapkan mampu meningkatkan capaian Tes Kompetensi Akademik (TKA) secara signifikan.

Sementara itu, SIGAP menjadi gerakan percepatan peningkatan mutu pendidikan yang disesuaikan dengan karakteristik satuan pendidikan. Untuk SMK diterapkan SIGAP TEFA yang berfokus pada penguatan Teaching Factory, kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDIKA), serta kewirausahaan.

Sedangkan untuk SMA dan PKPLK diterapkan SIGAP MUTU yang menitikberatkan pada peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan talenta, prestasi, karakter, dan inovasi sekolah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, Iwan Triyono, SH., MM, menegaskan bahwa keberhasilan TKA maupun SIGAP hanya dapat dicapai melalui kolaborasi, inovasi, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

“TKA bukan sekadar mengukur hasil belajar peserta didik, tetapi menjadi cermin mutu pembelajaran di sekolah. Karena itu, seluruh sekolah harus bergerak bersama dengan strategi yang terukur, dimulai dari pemetaan, pendampingan, hingga evaluasi berbasis data.

Melalui SIGAP, kita ingin menghadirkan perubahan nyata, baik melalui penguatan Teaching Factory di SMK maupun peningkatan mutu pembelajaran di SMA dan PKPLK.”

Lebih lanjut, Iwan Triyono menegaskan bahwa program tersebut merupakan implementasi kebijakan pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Program ini selaras dengan visi dan program prioritas Ibu Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Selain itu, program ini juga menjadi implementasi dari cita-cita Bapak Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, yang terus mendorong transformasi pendidikan melalui penguatan mutu pembelajaran, pengembangan talenta, peningkatan prestasi peserta didik, serta pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Karena itu, TKA dan SIGAP bukan sekadar program Cabang Dinas, melainkan gerakan bersama membangun budaya mutu di setiap sekolah.”

Ia juga mengajak seluruh kepala sekolah, guru, pengawas sekolah, tenaga kependidikan, serta seluruh mitra pendidikan untuk menyatukan langkah dalam menyukseskan program tersebut.

“Mari kita bergerak dalam satu visi, satu langkah, dan satu komitmen untuk menghadirkan layanan pendidikan terbaik. Target kita adalah meningkatkan capaian TKA di atas rata-rata nasional, memperkuat budaya mutu di setiap sekolah, meningkatkan prestasi peserta didik, serta melahirkan lulusan SMA, SMK, dan SLB yang unggul, berkarakter, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.”

Peluncuran Program Strategi TKA 2026 dan SIGAP menjadi tonggak dimulainya gerakan bersama peningkatan mutu pendidikan di Cabang Dinas Wilayah Jember.

Melalui kolaborasi seluruh kepala sekolah, guru, pengawas, tenaga kependidikan, dunia usaha dan dunia industri, serta seluruh pemangku kepentingan, program ini diharapkan mampu mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas, berprestasi, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya visi pembangunan pendidikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pos terkait